Tampilkan postingan dengan label tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tutorial. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Juli 2010

MENGATASI MASALAH CASE ENGSEL PECAH ACER SERI 5500

Acer seri 5500 ini memang sering pecah case pada bagian engsel dikarenakan engsel dalam mengeras sehingga case tak mampu menopang lagi, saya sudah menemui 2 kejadian serupa pada acer milik customer, untuk mengatasinya kita dapat memasang case tambahan sbg penguat, contoh gambar ini saya lakukan pada case baru untuk menjaga agar tidak bakal pecah :

sebagai case gips saya menggunakan case handpone untuk membuat nya agar lekuk bisa pas dengan case, lem dengan lem silikon / lem kaca. jepit dan biarkan 1x 24 jam agar lem dan bahan benar2 lengket dan menyatu. setelah kering silahkan buka tutup berulang kali di jamin tdk bakal retak ataupun pecah ^___^.
untuk menutupinya kita bisa gunakan cover laptop yang ada dipasaran
NB : ANDA BISA GUNAKAN GIPS DARI BAHAN LAIN.

Sabtu, 27 Maret 2010

UBUNTU Share files and folders with other computers

You can share files and folders with other people on your network through Shared Folders or Nautilus.

Sharing folders via the Shared Folders application
To share folders using the Shared Folders application:

1.Press Applications → Accessories → Terminal to open a Terminal.

2.Type shares-admin and press Return to open Shared Folders.

3.Press the Unlock button and enter your password in the Password for (username): field.

4.Press the Authenticate button.

5.You may receive a message which says Sharing services are not installed. If this happens, ensure that the two checkboxes in the message box are checked and press Install services. Sharing service support will then be downloaded and installed; this may take a while.

6.Select the Shared Folders tab and press Add.

7.Select the location of the folder you wish to share by changing the Path option.

8.Choose Windows networks (SMB) from the Share through option.

9.Enter a name and comment for the shared folder.

10.If you would like people accessing the shared folder to be able to add, change and remove files in the folder, uncheck Read only. If you leave Read only checked, people will only be able to view files in the folder.

11.Press OK to make the shared folder available. Other people on the same network (LAN) as you should now be able to access the folder.

See the Shared Folders Administration Tool manual for more information on managing network shares.

Sharing folders via Nautilus
To share folders using Nautilus:

1.Press Places → Computer to open a File Browser window.

2.Right click the folder you wish to share and select Sharing Options on the popup menu.

3.Select Share this folder from the popup menu. You may change the Share name field if you want to use a different share name.

4.You may receive a message which says Sharing services are not installed. If this happens, ensure that the two checkboxes in the message box are checked and press Install services. Sharing service support will then be downloaded and installed; this may take a while.

5.Select Allow other people to write in this folder if you wish to allow others to add, change, and remove files in this folder. If you leave this box unchecked, other people will only be able to view files in this folder. You may also fill in the Comment field.

6.Select Guest access (for people without a user account) if you wish to allow guest users to access your files.

7.Press Create share to make the shared folder available.

8.You may receive a message stating that Nautilus needs to add some permissions to the folder in order to share it. If this happens, press Add the permissions automatically.

9.Other people on the same network (LAN) as you should now be able to access the folder.


You may receive a message which says You do not have permission to create a usershare. If this happens, contact your system administrator or configure the Folder sharing service (samba).


See the Shared Folders Administration Tool manual for more information on managing network shares.

Accessing shared folders via Windows
If you would like to access a shared folder hosted on an Ubuntu computer by using computers running Windows, you may have to perform some additional steps:

1.Press Applications → Accessories → Terminal to open a Terminal.

2.Type sudo smbpasswd -a username, replacing “username” with your own username. Press Return to run the command.


You can find out what your username is by typing whoami into the Terminal and then pressing Return.


3.Enter your password when prompted with “[sudo] password for username:” and press Return again.

4.When prompted with “New SMB password:”, enter the password that you would like to use to access the shared folder and then press Return. You can leave the password blank, which will allow anyone to access the shared folder.

5.When prompted with “Retype new SMB password:”, enter the password that you just entered and then press Return.

6.You should now be able to connect to the shared folders on the Ubuntu computer.

Problems connecting to shared folders in Windows
If you are unable to connect to a shared folder using Windows, try using the IP address of the Ubuntu computer rather than its host name to access the share:


1.Press System → Administration → Network Tools and select the Devices tab.

2.Select the name of your network connection from the Network device option list (for example, “eth0”). If you have several network connections, you may have to try this several times.

3.Make a note of the number in the IP address column. It should consist of four numbers separated by dots (for example, “192.168.2.10”)

4.On the Windows computer, select Start → Run and type \\ipaddress in the text box, replacing “ipaddress” with the IP address of the Ubuntu computer

5.Press OK to connect to the shared folder.

If you are still unable to access the shared folder, check that the folder sharing service is running on the Ubuntu computer:

1.Press System → Administration → Services

2.Find the Folder sharing service (samba) and ensure that the checkbox next to it is checked. If it is not checked, press Unlock and enter your administrative password. Press Authenticate, then enable the Folder sharing service.

3.Press Close

https://help.ubuntu.com/8.10/internet/C/networking-shares.html

Jumat, 26 Maret 2010

Step by Step Overclocking

pada artikel sebelumnya temen-temen udah di jelaskan mengenai apa itu overclocking , mengapa dilakukan overclocking dan apa ajah yang harus diperhatikan sebelum overclocking..
sekarang seperti janjiq di artikel sebelumnya, mari kita bahas sekarang cara untuk melakukan overclocking tersebut.

Ok sekrang aku mo contohin overclocking metode 1 yaitu meng-overclock dengan menaikkan Front Side Bus ato FSB

disini aku menggunakan prosesor intel Pentium 4 (Northwood) 1.8 GHz.

Langkah Pertama :
Kita harus menyediakan software untuk membantu kita dalam process overclocking. Di dalam langkah overclock ini saya menggunakan CPUz/WCPUID ,Everest Ultimate dan prime 95/Orthos tapi lebih baik memakai prime 95.

Cpuz/WCPUID sebagai informasi seluruh speed,divider Ram,dll
Orthos / Prime 95 digunakan sebagai Stability Testing
Everest Ultimate Sebagai pemantau suhu seluruh hardware beserta tegangannya

Langkah Kedua :
dalam melakukan overclocking kita harus terlebih dahulu mencari titik maximal clock speed dari processor yaitu dengan cara mengubah settingan beberapa nilai di bios.Clock Speed prosesor dapat dihitung dengan perkalian antara FSB dengan Multiplier misal nya FSB stkamur adalah 100 sedangkan multiplier 18x maka didapatkan clock speed sebesar 1.8 Ghz.
Variable-variable yang mempengaruhi clock speed sebuah prosesor.

FSB
Multiplier
Voltage

baiklah saat booting awal komputer tekan tombol delete di keyboard sampai tampilan menu bios tampil di layar monitor kamu. Nah sekarang lihat default atau stkamurt clock pcie adalah 100Mhz , bila kita tidak disable maka nilai ini akan bertambah seiring dengan kenaikan FSB. Clock Speed prosesor dapat dihitung dengan perkalian antara FSB dengan Multiplier misal nya FSB stkamur adalah 100 sedangkan multiplier 18x maka didapatkan clock speed sebesar 1.8 Ghz.

Setelah itu turunkan clock memory dan clock htt-link ingat kenaikan fsb menyebabkan komponen lainnya ikut bertambah agar tidak kenaikan tidak terlalu jauh maka harus kita turunkan supaya kita dapat menemukan maximal clock processor.
####Untuk menurunkan htt-link clock kita dapat menset Htt multi ke 3x melalui bios.
####Untuk menurunkan memory clock atau dikenal dengan melonggarkan timing memory RAM aturlah dividernya ke ddr 400 dan setting dengan timming longgar 5-5-5-12-2T

untuk menghitung kecepatan clock processor digunakan rumus :
processor clock speed = FSB x Multiplier
sekarang mulai naikkan FSB-nya sebanyak 39% dari stkamurt nya.

contoh:
INtel P4N 1.8 GHz
FSB : 100 MHz
Multiplier: 18x
So, Clock default adalah : 100MHzx18 = 1800MHz/1.8GHz

Mari kita tingkatkan FSBnya sebesar 39%
= FSB + (FSBx39%)
= FSB + ((FSBx39):100)
= 100 + ((100*39):100)
= 139

berarti naikan FSBnya ke 140MHz, save settingan bios kamu terus exit dan restart komputer.
disihni akan ada dua kemungkinan yang terjadi:
@ Pertama gagal booting masuk windows, jika ini terjadi berarti batas maksimal kecepatan processor kamu pada default voltage tidak mencapai 40%. bila gagal lihat penjelasan dibawah ini
@kedua Berhasil masuk OS , jika ini berhasil berarti kamu bisa dibilang telah mampu meningkatkan clock speed prosesor lanjutkan langkah berikutnya.

Bila gagal booting/Tidak mau masuk bios:
restart komputer kemudian kembali masuk ke menu bios, jika kamu tidak bisa masuk bios lakukan clear CMOS baca buku manual motherboard kamu untuk melakukan clear CMOS. Setelah berhasil masuk ke bios turunkan fsb nya 5 step sampai kamu berhasil masuk kedalam bios.

Nah ini buat yang berhasil:
###Buka Cpuz lihat apakah perhitungan yang kamu lakukan tadi sudah betul.###
###Buka Everest ultimate edition lihat suhu prosesor kamu lihat juga suhu per corenya.###
jika panas melebihi 60 drajat celcius kamu harus mengupgrade heatsink kamu
jalankan orthos minimal 1 jam melihat stabil tidaknya bila dalam orthos gagal maka kamu harus menurunka FSB nya sebanyak 5 tingkat dan test orthos hingga tidak ada kendala.

OK setelah itu kalo langkah diatas berhasil :

Restartlah komputer kamu dan masuk kembali ke bios kemudian naikkan FSB nya 5 tingkat.

Jika kamu telah berhasil melakukan langkah diatas maka lakukan berulan-ulang naikkan fsb nya sebnyak 5 tingkat kemudian perhatikan juga suhunya jika masih menggunakan hsf stkamur agar tidak lebih dari 60 drajat saat di test dengan orthos. test stability dengan orthos selama 3jam. Catat fsb dan multipliernya serta divider ram-nya kemudian voltase defaultnya.

mencari nilai maximal clock memory, mencari maximal speed memory dilakukan dengan mengubah nilai beberapa item dan voltage dimm di bios.
Dibawah ini adalah item-item yang mempengaruhi clock memory:

a.FSB
b.Multiplier
c.Divider
d.timming
e.Voltage

Rumus untuk menghitung memory
(FSB x Multiplier) : divider = (processor clock speed) : divider

tabel divider memory jika menggunakan multiplier 16x :

ddr 400 rumusnya = CPU clock : 16
ddr 533 rumusnya = CPU clock : 12
ddr 667 rumusnya = CPU clock : 10
ddr 800 rumusnya = CPU clock : 8

contoh:
Dari hasil overclock diatas didapat:
FSB: 139 MHz
Multiplier: 18x

Maka Proc Speednya adalah = 139 x 18 = 2502 MHz

Jika kita set dividernya ke DDR 400
Maka memory clock speednya = 2502 : 16 = 156.3 Mhz

jika kita set dividernya DDR 533
Maka memory clock speednya = 2502 : 12 = 208.5 Mhz

Jika kita set dividernya DDR 667
Maka memory clock speednya = 2502 : 10 = 250.2 Mhz

Jika kita set dividernya DDR 800 / (2:1)
Maka memory clock speednya = 2502 : 8 = 312.75 Mhz

Otre..
Nah sampe disini dulu penjelasan saya mengenai overclocking step by stepnya..
moga moga bisa membantu temen-temen yang mau uji coba dengan overclocking hehehehe

En Pesanq.. DO IT WITH YOUR OWN RISK… kalo pengen uji coba overclock ytah harus berani tanggungn sendiri resikonya

= SALAM OVERCLCOCKING

Gabungin No CDMA ke GSM

allo temen -temen pugzoners, ku mo share sedikit nih tentang tips trik buwat nyisipin nomer CDMA ke nomer GSM

yah iseng ajah sih… gak ada maksud napa-napa hehehe

tapi, tips ini bisa menjawab kebingungan kita untuk memilih HP CDMA atau GSM, disisi CDMA pulsa yang digunakan lebih murah namun sinyal sering amburantak disisi lain (GSM) sinyalnya mantab sangat tapi penggunaan pulsanuya mantab borosnya juga…

ni trik sebenarna udah lama banget, dan biasane cuman orang counter ajah yang tau , nah disini q mo sharing aja ma temen2 biar pada tau gitu… khan ni bukan sebuah rahasia yang besar heheheh

OK, manfaat gabungin no CDMA ke GSm yaitu, HP gsm punya 2 nomer langsung dalam 1 HP. HP bisa dihubungi secara lokal, nomer CDMA lokal kamu bisa di calling meskipun kamu berada diluar daerah.

kelemahan trik ini:
- nomer CDMA kamu hanya bisa dipake nerima panggilan doank.. kalo buat nelpon ato sms tetep ditangani oleh nomer GSM kamu.

nah bagaimanapun juga pulsa nomer CDMA kamu tetep harus diisi sekalipun gak dipake. karna no CMA bisa gak berfungsi kalo pulsane hangus.
- dikenakan biaya airtime yang dipotong langsung dari pulsa CDMAnya, meskipun hanya untuk menerima saja.

yang harus dipersiapkan:
- nomer GSM
- HP GSM
- HP CDMA , gak usah beli bisa pinjem temen ajah cuman buat aktifin no CDMA doank
- nomer CDMA (RUIM/kartu, bukan yang model injek)

peraturan:
ada peraturan yang harus diperhatikan, nomer CDMA cocok digunakan di GSM yang sesuai saja. kalo ini gak diperhatikan maka trik ini TIDAK akan berhasil.

StarOne cocok untuk disisipkan di Mentari, IM3, Matrix
Flexy : simpati ,as , halo
Esia: simpati , as , halo dan XL

cara pengaktifan:
masukkan nomer CDMA kamu ke dalam HP CDMA untuk pengaktifan

UNTUK

starone :
tekan *92+ nope GSM kamu tekan OK/Yes/Call
misal *92081578751873 -> OK -> lalu dengarkan, setelah selesai tutup HP CDMA nya. ditest dengan menelpon ke nomer CDMA, kalo HP GSM yang berdering berarti sudah berhasil

flexy :
tekan *71+ nope GSM kamu tekan OK/Yes/Call
misal *71081378751873 -> OK -> lalu dengarkan, setelah selesai tutup HP CDMA nya. ditest dengan menelpon ke nomer CDMA, kalo HP GSM yang berdering berarti sudah berhasil

esia:
tekan *12+ nope GSM kamu tekan OK/Yes/Call
misal *12081378751873 -> OK -> lalu dengarkan, setelah selesai tutup HP CDMA nya. ditest dengan menelpon ke nomer CDMA, kalo HP GSM yang berdering berarti sudah berhasil

nah sekrang untuk menonaktifkan, mengembalikan seperti semula
caranya:

ESIA: tekan *120 lalu OK/yes
FLEXY: tekan *710 lalu OK/Yes
StarOne: tekan *920 lalu OK/Yes

OK gini dulu deh sharing dari saya.. kalo udah gak berhasil jangan ngomel-ngomel yah hehehehe…

met coba , moga bermanfaat

Mengenal Overclock

OK temen – temen, kali ini aku mo membahas tentang dunia overclocking. ok kita langusng aja ke topik hehe…

Buat temen-temen yang udah jadi penggemar dunia hardware kompie pasti ajah udah mengenal/ tahu tentang apa itu overclock dan ngapain sih overclock itu dilakukan????

Apa itu OverClock?
Hmm.. ok sekarang kita bahas arti dari overclock itu secara harafiah OverClock itu tersusun berdasarkan dua kata yaitu over (melebihi) dan clock (dalam hal ini adalah ketukan/kecepatan hitungan, bukan jam dinding) nah maka dapat diartikan overclock itu adalah meningkatkan kinerja mainboard, prosesor dan ram, vga agar lebih cepat dari stkamurtnya. namun tentu saja ada efek sampingnya.

Dalam overclocking ada istilah overclocker, yaitu orang yang ahli /melakukan overclocking

Mengapa overclock dilakukan?
hardware dalam pembuatannya biasanya kinerjanya diturunkan oleh pabrik pembuatnya agar mencegah terjadinya pengurangan umur dari hardware itu. namun, menurutku yah itu gak bener juga sih.. semua hardware pasti akan rusak… gak tau itu kapan dan PASTI akan ruask meskipun itu bekerja dibawah stkamurtnya. karna itu overclock dilakukan so, dengan harga perangkat yang murah (dlm hal ini procecor) dengan dioverclock paling enggak kinerjanya bisa menyamai prosesor dengan harga yang mahal.

Sebagai contohnya:
Ada dua prosesor intel core 2 dou dimana seri E2180 memiliki clock speed 1.8 Ghz sedangkan seri E8400 memiliki clock speed 3.2 Ghz jika dilihat maka seri E8400 lebih unggul. Tapi dengan overclock maka E2180 juga bisa mengimbangi kinerja dari E8400. bisa menghemat biaya karena tentunya E8400 lebih mahal.

Sebelum melakukan overclocking, sebnaiknya temen -te men perlu mengetahui tentang bagian bagian penting komputer, dari prosesor yang digunakan, Ram yang dignakan, vga yang digunakan,chipset mainboard yang digunakan, Dan power supply yang dimiliki karena ini adalah jantung dari perangkat yang kita miliki.

chipset motherboard
Anda harus mengenal chipset yang digunakan ada baiknya anda mengenal karakteristik dari chipset beserta dukungannya karena chipset pada motherboard ini yang mengatur jalannya data dari semua komponen yang terletak di motherboard tersebut.chipset pada motherboard terbagi menjadi dua bagian , yaitu chipset south bridge yang terletak di bagian selatan/bawah, dan chipset north bridge yang terletak di bagian utara/atas/tengah dekat yang dekat dengan CPU. South bridge berfungsi untuk mengatur I/O, PCI, HDD, FDD, Sound atau suara yang dikeluarkan, kabel Lan bila dihubungkan, dan komponen lainnya. Sedangkan North bridge digunakan untuk mengatur alur atau jalannya data komponen terpenting seperti CPU, memory, dan Slot VGA bisa jenis AGP/PCI-E tergantung teknologi motherboard yang anda digunakan.Tetapi ada juga chipset yang bekerja sendiri sekaligus mengatur semuanya. Semua pheriperal/perangkat/item-item yang terpasang dan kemampuan overclock sangat ditentukan dan bergantung oleh chipset yang dipakai. Chipset juga sangat menentukan kemampuan upgrade dan dukungan hardware yang dipakai.

Kapasitor:

Kapasitor memiliki peranan yang sangat penting juga ketika kita melakukan sebuah overclocking dimana hardware akan menghasilkan panas yang lebih besar dari sebelumnya. kualitas dari sebuah motherboard dapat dilihat dari jenis kapasitor yang digunakan. Motherboard yang bisa menjaga kestabilan pada saat melakukan OC yang tinggi untuk beberapa bagian di motherboard biasa menggunakan kapasitor berjenis low-esr atau kapasitor perak, untuk kapasitor yang memiliki kualitas tinggi dibawah low-esr adalah kapasitor-kapasitor kelas 1 yang dibuat oleh buatan Jepang, contohnya seperti rubycon dan nichicon bentuknya sangat mudah dikenali yaitu belahan atas kapasitor berbentuk huruf “K” untuk rubycon dan huruf “Y” untuk nichicon. Intinya semakin banyak kapasitor kelas 1 dimana telah menggunakan full solid capasitor maka motherboard tersebut termasuk motherboard kelas atas.

PCB Motherboard :

PCB Motherboard yang memiliki kualitas sangat baik terlihat dari segi kualitas PCB itu sendiri, motherboard high-end biasa menggunakan PCB 8 layer seperti Asus, Gigabyte, MSI, J&W, Biostar. Selain jumlah layer, untuk melihat dimana perbedaannya dapat ditemukan dari ketajaman jalur dan kegetasan saat PCB kita coba sedikit bengkokkan. Beberapa motherboard kelas 1 di PCB nya terdapat lapisan pendingin untuk membuang panas.

Bios:

Bios merupakan tempat kita mengatur hardaware dari komputer semua settingan terdapat didalam bios, dan bukan hal tidak mungkin untuk motherboard yang memiliki komponen biasa dengan dukungan bios yang sangat baik bisa mengalahkan motherboard kelas 1 karena fitur di biosnya kurang memadai. Oleh karena itu sangat dianjurkan bagi kita untuk mengenali karakteristik biosnya, dan mengenali fungsi-fungsi yang ada di BIOS. Untuk melihat karakteristik dari bios, ha-hal yang harus diperhatikan adalah : fungsi pengatur FSB, multiplier, timing memory, divider/pembagi, penguncian AGP/PCI, system monitoring, dan yang paling penting perhatikan jarak atau rentang voltase yang sanggup ditawarkan oleh masing2 komponen dan usahakan tidak melewati batas yang ditawarkan oleh masing-masing komponen. Karena bios adalah monitoring yang utama & terpenting bagi kita untuk melakukan optimasi kinerja dan setup overclocking.

Overclock merupakan seni tersendiri yang memberikan kepuasan tersendiri pada penggemarnya loch hehehe
seni overclocking ini dibedakan menjadi 3 jenis:

1. Overclock dengan menaikkan FSB(Front Side Bus). Cara ini sedikit sulit karena jika menaikkan fsb maka komponen lainnya akan ikut naik seperti divider ram, dll dan bisa menyebabkan system tidak stabil. Namun jika kita telah mendapatkan settingan yang optimal maka hardware bisa melejit sangat cepat.

2. Overclock dengan menaikkan multiplier. Cara ini sangat mudah dilakukan karena kita tidak perlu menset komponen lainnya karena komponen lainnya tidak akan berubah settingannya. Hanya prosesor seri tertentu saja yang bisa dirubah multipliernya karena multiplier biasanya di lock oleh pabrik. Misalnya untuk Intel yang multipliernya tidak di unlock adalah intel seri extreem edition, dan untuk AMD yang tidak di unlock adalah seri black edition nya (BE). Namun merubah multiplier membutuhkan vcore sehingga prosesor akan panas sehinnga membutuhkan heatsink kelas atas yang mampu meredam panas yang tinggi.

3. Overclock dengan menggabungkan keduanya yaitu FSB dan Multiplier. Tehnik ini tergolong sulit dan biasanya dilakukan untuk lomba demi mencapai frequensi tinggi dan untuk meedam panasnya digunakan liquid nitrogen (LN2) sehingga prosesor bisa ditrarik ke batas maximalnya.

OK, aku rasa udah cukup neech pengenalan mengai apa itu overclocking dan apa ajah yang perlu diperhatikan sebelom melakukan overclocking..

Apa Itu Overclock

Kata overclock mungkin menjadi bahasa asing bagi seorang pemula yang tertarik dibidang hardware. Tetapi bagi mereka yang sudah mahir dibidang hardwawe, kata tersebut merupakan sebuah kata baku dan digunakan dalam kehidupan sehari hari.
Bahasa overclock disusun dari dua kata yaitu over dan clock yang artinya melakukan setup mainboard clock bagi processor maupun sebuah VGA. Kata overclock dikonotasikan dengan membuat computer lebih cepat.

Entah kapan dimulai para hobbiest melakukan overclock. Diperkirakan overclock sudah dimulai pada tahun 1985. Kalau tidak salah, computer pertama yang dijual yaitu jenis PC XT dengan processor tipe Intel (8088) dan dibuat lebih cepat bekerja dengan procesor dari NEC V20. Maklum kecepatan pada computer PC XT dahulu luar biasa lambatnya. Jangankan kata sistem Linux atau Windows. Yang kita kenal saat itu hanyalah PC-DOS IBM sebagai sistem operasi sebuah computer. DOS hanyalah berbentuk disket sudah dapat dijadikan storage pada computer termasuk sistem operasi. Pada tahun itu tidak banyak orang mengenal tentang harddisk ataupun memory seperti jenis. Hardware masih sangat mahal dan sederhana. Bahkan tidak pernah terdengar kata giga seperti sekarang ini. Memory masih dalam hitungan Kilobyte, harddisk pertama berukuran sangat besar dengan beberapa puluh megabyte.

Overclock mulai dilakukan ketika processor 486 DX dan Pentium Klasik pertama. Tetapi memacu processor hanya dapat dilakukan dengan jumper pada mainboard. Misalnya Pentium 166Mhz dijumper menjadi kecepatan 200Mhz, sedikit sekali perbedaan antara 166Mhz dan 200Mhz. Tetapi cukup lumayan untuk kecepatan pada tahun ini.

Ramainya overclocker dimulai pada 1997 ketika Intel mengeluarkan processor jenis Celeron berkecepatan 300Mhz dengan jenis slot 1 dan ramai ramai dipacu menjadi 450Mhz. Saat itulah muncul para overclocker yang mulai memacu processor sampai batas terakhir.

Perusahaan Taiwan saat itu sudah menguasai dibidang hardware membuat mainboard dengan option yang dapat disetup oleh pemakai. Munculnya Abit dengan mainboard untuk setup via BIOS dan mainboard jumperless. Abit pertama mengumumkan mainboard dengan jumper minimal dan pemakai dapat melakukan setup pada BIOS untuk kecepatan processor.

Apakah Sebenarnnya Tujuan Overclock

Tujuan utama melakukan overclock adalah memacu sebuah processor VGA dan CPU agar lebih cepat bekerja.

Tetapi saat ini untuk dengan teknologi yang ada, memungkinkan seseorang memiliki kemudahan membuat computer dengan overclock. Misalnya seseorang ingin memacu computer lebih cepat bekerja dengan processor yang lebih murah untuk menyamai computer yang memiliki processor lebih cepat dan mahal. Misalnya mengunakan processor seharga 1 juta tetapi mampu memiliki kecepatan yang hampir atau melebihi computer dengan procesor lebih mahal

Ada juga tujuan khusus yang menjadi trend setelah tahun 2000. Misalnya untuk aplikasi game. Dengan melakukan overclock , sebuah computer akan lebih cepat dan lebih nyaman dinikmati. Dengan overclock semua perangkat akan meningkat. Fungsi yang terakhir inilah tujuan paling umum digunakan. Karena tersedianya perangkat tambahan hampir semuanya tersedia, serta didukung oleh perusahaan mainboard untuk memasukan sistem overclock pada BIOS. Sayangnya, ketika itu belum semua perkembangan telah sempurna. Karena masih terbatasnya perangkat seperti memory, mainboard dan heatsink yang tidak selengkap sekarang ini.

Bagaimana Melakukan Overclock
Melakukan overclock sebenarnya melakukan setup kecepatan clock CPU pada BIOS. Bila processor dengan kecepatan 1.6Ghz dengan bus 100Mhz, artinya processor bekerja pada kecepatan 16X100Mhz akan menghasilkan kecepatan processor 1600Mhz atau 1.6GHz. Dengan merubah bus pada option BIOS misalnya dari 100Mhz menjadi 133Mhz maka computer akan bekerja dengan kecepatan 2.1GHZ atau 16X133Mhz dengan hasil 2.1Ghz atau 2.128Mhz. Apakah sedemikian mudah melakukan overclock. Betul, hanya dengan cara inilah computer dapat dipacu dan sedemikian mudahnya seseorang melakukan overclocking.

Berapa Mahal Dari Biaya Overclock
Biaya overclock bisa bervariasi. Bila anda melakukan overclock sebuah computer yang tidak terlalu tinggi, misalnya dengan mempercepat laju processor menjadi 10% atau 20% lebih cepat. Mungkin anda tidak memerlukan biaya tambahan. Perubahan hanya dilakukan pada BIOS saja.

Contoh anda mengunakan procesor 1.6Ghz, lalu memacu menjadi 2.1Ghz. Dengan heatsink standard, pada kecepatan tersebut masih diposisikan aman bagi computer dan dapat dilakukan dengan mudah.

Tetapi bila dilakukan overclock cukup tinggi, misalnya diatas 25%, umumnya akan muncul kendala terjadi pada panas processor. Karena disain heatsink standard sebagai pendingin processor dibuat terbatas untuk kecepatan tertentu. Kendala pada panas processor dapat diperbaiki dengan menganti heatsink non standard. Dengan heatsink non standard maka processor terhindar dari hang atau malfunction karena terlalu panas bekerja. Atau dibantu pada sirkulasi udara didalam untuk memperbaiki sistem pendingin computer.

Kenapa panas menjadi momok dari kegiatan overclock. Dengan peningkatan kecepatan, dampak akan membuat processor menjadi panas.

Lalu dimana tingkat kemahalan dari kegiatan overclock. Bila anda melakukan overclock pada processor saja, tanpa memperbaiki perangkat lainnya. Hal ini dapat dikatakan murah. Tetapi bila anda berkeinginan mengoptimalkan seluruh perangkat yang ada, termasuk memory, mainboard premium, VGA top-end, power supply, pendingin bahkan case yang khusus di disain untuk overclocking. Disitulah nilai mahal yang harus disediakan. Karena perangkat khusus yang disediakan memang memiliki kelebihan tersendiri.

Memiliki sebuah computer dengan tingkat hardware paling optimal hampir sama seperti membeli sebuah PC dengan harga 2 buah PC. Contoh saja, dahulu ada seorang pemula menginginkan pendingin yang baik bagi computer karena telah dioverclock. Untuk menghemat dia membeli fan berkecepatan 7.200RPM 80mm akan lebih murah dibandingkan membeli heatsink bagus tetapi lebih mahal. Beberapa hari kemudian, dia kembali menganti heatsink 7.200RPM dengan heatsink baru. Dikatakan, ketika fan dipasangkan didalam case ternyata malah membuat seluruh meja kerjanya ikut bergetar.

Apa Yang Perlu Diperlukan Untuk Melakukan Overclock
Mudah untuk membuat processor agar dapat dioverclock, tetapi dampaknya cukup luas bagi hardware lain. Bila berbicara pada computer yang ada saat ini, melakukan overclock akan berdampak bagi hardware seperti sistem I/O, VGA dan lainnya.

Mengoverclock sebuah processor beberapa MHz juga akan memacu kinerja bagian lain seperti memory, PCIe, PCI dan AGP clock. Artinya bila procesor dengan kecepatan bus 100MHz dipacu menjadi 120MHz (20%), maka kecepatan clock hardware lain juga meningkat. Demikian juga kecepatan memory akan dipacu mengikuti kecepatan processor yaitu sekitar 20%.

Banyak kesalahan terjadi bagi pemula karena tidak terlalu mengenal perhitungan, kemampuan serta batasan dari hardware. Untuk itu kita bagi dari masing masing hardware yang terkait satu sama lain karena secara langsung akan terkena dampak ketika processor dipacu diatas standard.

Dengan memacu overclock pada processor terdapat 3 hal penting. Processor memiliki batas kecepatan tertentu, semakin tinggi maka semakin panas dan tidak stabil. Menghadapi panas hanya dapat dihadapi dengan sistem pendingin yang baik. Menganti pendingin jenis tertentu akan menjaga keberhasilan ketika melakukan overclock.

Semakin tinggi multiplier sebuah processor akan semakin tidak stabil. Umumnya mereka yang ingin melakukan overclock mengambil inisiatif dengan jalan membeli processor bermultiplier rendah. Dengan multiplier rendah, maka kecepatan processor memiliki persentas lebih tinggi plus lebih murah. Misalnya anda mengunakan processor 2Ghz dengan multiplier 12 X 200Mhz akan mudah dipacu menjadi 3Gz dengan bus 250Mhz dann terjadi peningkatan 25%. Dibandingkan anda mengunakan processor 3GHz dengan bus 200Mhz dan multiplier 15 X 200Mhz yang mengharuskan bekerja pada 3.75Ghz dengan bus 250Mhz akan sulit untuk stabil bekerja.

Daya power untuk processor. Kita mengenal dengan overvoltage. Dengan menambahkan voltage bagi processor akan menjaga kestabilan computer. Bila overclock dilakukan pada batas wajar, overvoltage jarang dilakukan. Tetapi pada overclock yang cukup extreme, overvoltage umumnya menjadi pilihan terakhir yang diambil. Dampaknya kembali kepada point pertama yaitu semakin panasnya processor. Mengapa overvoltage dilakukan. Semakin cepat processor bekerja, semakin besar daya atau power yang dibutuhkan. Dengan menambah supply power bagi processor dengan peningkatan voltage atau overvoltage akan memberikan power yang cukup ketika processor bekerja diatas kecepatan standard. Untuk meningkatkan daya bagi procesor, pada BIOS setup terdapat option Vcore. Angka Vcore inilah yang dimainkan agar processor menjadi lebih stabil

Dampak Pada Chip-set dan Kestabilan Hardware Lain
Setelah membahas kendala overclock processor, kita kembali melihat dasar dari bus clock pada sistem computer. Melihat dari bagian mainboard, terdapat pembagian kecepatan yang sama agar sinkron bekerja dari tiap tiap hardware.

Melihat pembagian bus tersebut anda dapat menganalisa. Bila sebuah computer dengan kecepatan processor 100Mhz pada bus external, lalu dipacu menjadi 120Mhz. Dampaknya perhitungan clock pada device PCIe, AGP dan ISA bus juga meningkat 20% lebih cepat. Contoh saja bila sebuah VGA AGP dengan bus 66Mhz, dengan kecepatan chip-set yang dipacu 20% saja akan memaksa VGA bekerja pada kecepatan 80Mhz. Artinya akan sulit membuat VGA tetap stabil ketika memainkan game. Atau anda mengunakan harddisk jenis SATA yang sensitif terhadap perubahan, ketika melakukan overclock bisa saja menyebabkan kegagalan harddisk bekerja.

Sebelum perusahaan mainboard membuat option pengunci PCIe/AGP dan PCI, cara paling mudah adalah mencari titik aman pada clock internal. Ketika seseorang melakukan overclock, 20% mungkin malah membuat hardware tidak stabil. Tetapi meningkatkan kecepatan pada overclock 30% malah hardware berjalan normal. Titik 30% adalah titik aman yang diambil para overclock. Perhitungan titik aman tersebut berbeda beda baik pada jenis procesor yang ada.

Kendala pada peningkatan kecepatan bagi chip-set dengan overclock, saat ini bukanlah sebuah masalah. Beberapa perusahaan mainboard telah mendisain agar computer bekerja lebih stabil dengan penambahan option baru untuk pengunci dari clock hardware. Option ini berfungsi sebagai pengunci agar clock dari hardware lain tidak ikut naik mengikuti kecepatan clock processor. Ketika processor bekerja pada kecepatan non standard, maka ketiga bagian tersebut akan tetap sama bekerja seperti kecepatan standard.

Persiapan dan Tahapan Overclock
Karena overclock adalah kegiatan trial and error atau coba coba. Tahap paling awal adalah anda harus mengetahui dimana tempat untuk melakukan reset BIOS bila computer terkunci ketika dilakukan overcloking. Bila BIOS tidak dapat melakukan boot secara normal, maka pengembalin agar mainboard dapat berkerja kembali dengan melakukan reset BIOS pada untuk mengembalikan BIOS diposisi default.

Hal lain adalah kesabaran. Coba melakukan peningkatan kecepatan processor secara tahap demi tahap. Melakukan peningkatan secara berlebihan hanya akan mengacaukan analisa anda. Melakukan overclock dengan perlahan akan lebih mudah berhasil, dan menganalisa sesaat apakah computer sudah dapat bekerja dengan baik. Dan coba nikmati beberapa aplikasi apakah semua sudah berjalan normal sebelum meningkatkan kecepatan processor lebih tinggi lagi.

Bila terjadi kegagalan misalkan computer mengalami hang, blue screen atau gagal menjalankan aplikasi tertentu. Kembalilah menganalisa pada bagian hardware. Dan mencari dibagian manakah yang membuat computer gagal dilakukan overclock.

Beberapa bagian yang sering menyebabkan kegagalan karena overclock:
1. Memory umumnya paling dominan. Ketika overclock terjadi, bagian memory harus mengimbangi kecepatan processor;
2. Panas yang berlebihan terjadi pada processor bila mengunakan heatsink standard;
3. Kekurangan daya pada processor karena mainboard atau power supply yang tidak memadai;
4. Kemampuan mainboard yang tidak menunjang, atau tidak di disain untuk overclocking;
5. Kemampuan perangkat hardware lain tidak mampu bekerja pada kecepatan overclock;
6. Bagian yang paling penting pada overclock adalah memory dan power supply.

Beberapa tahun lalu anda pasti pernah mengenal memory jenis SDRAM dengan kecepatan PC100, PC133 dan PC150. Saat ini perkembangan kecepatan memory DDR dibagi dengan PC2100, PC2600 dan PC3200. Dan jenis DDR2 juga dibagi lagi menjadi PC4300, PC5400 dan selanjutnya. Dan terakhir teknologi dual channel agar memory memberikan bandwidth lebih besar dengan 2 buah modul memory yang harus dipasang bersama sama.

Kita ambil contoh Pentium III dengan kecepatan 500Mhz bus 100Mhz. Untuk mengoverclock menjadi 667Mhz maka computer harus dilakukan setup dengan bus 133Mhz. Dan memory dari standard PC66/PC100 harus diganti dengan PC133 dan PC150

Bila anda mengunakan jenis Pentium 4 1.6Ghz dengan memory DDR dan bus 100Mhz maka computer cukup mengunakan PC2100. Tetapi dengan kecepatan overclock dari 100Mhz menjadi 133Mhz maka computer idealnya mengunakan memory berkecepatan PC2700/DDR333.

Pilihan dari kecepatan memory sebenarnya bukan masalah ketika mengoverclock processor. Hanya untuk mengoptimalkan kinerja computer, diperlukan sebuah kemampuan memory juga. Bila tujuan overclock untuk memaksimalkan seluruh kinerja sebuah computer maka kecepatan memory menjadi adalah hal yang mutlak.

Sebagai contoh, mengunakan processor berkecepatan 200Mhz dengan dual channel memory untuk optimalnya memiliki kinerja pada memory dengan DDR memory berkecepatan DDR PC3200. Apakah memory berkecepatan PC2700 atau PC2100 tidak dapat digunakan. Jawabannya : tetap dapat digunakan. Beberapa mainboard saat ini sudah memasukan option multiplier atau pembagian bagi kecepatan memory dengan processor. Dengan menurunkan kecepatan.....

Minggu, 21 Maret 2010

DVD can't detect in windows 7

First, please double check the master/slave jumpers and the cable/power connections. Also, please check if the DVD drive is detected by BIOS. You can contact the motherboard manufacturer for more information about how to access and check the BIOS settings.

If the DVD drive can be detected in BIOS, please continue to check the registry key by the steps below. However, if the DVD drive cannot be detected by BIOS, please contact the hardware manufacturer/vendor to check the hardware for you.

1. Click the Start Button, type regedit in the "Start Search" text box and then press ENTER.
2. Navigate to the following key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Class\{4D36E965-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}
3. Right click the {4D36E965-E325-11CE-BFC1-08002BE10318} entry, choose "Export", select Desktop in the Save in box and type backup in File Name. Click Save.
Please Note: The backup file is on the Desktop and named backup.reg. We can simply restore the registry by double-clicking the backup.reg file.
4. Highlight this key ({4D36E965-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}), on the right pane, and then check if Upperfilters and Lowerfilters value are present. If so, please right click on the values and select "Delete" to remove them.
5. Restart the computer.

Hope this helps.

Jumat, 19 Maret 2010

Tweaking Seventh

Windows 7 di rilis dengan segudang kelebihan dan perbaikan dari versi Windows sebelumnya (Vista). Setelah kita dapat mengoperasikan windows 7, lalu apa yang harus kita otak atik lagi agar windows 7 ini dapat bekerja semakin kenceng. Nah salah satunya adalah memodifikasi registry windows, tetapi bagaimana dengan kita yang masih newbie (awam) dengan registry windows. Anda tidak usah bingung, berikut ini software mini untuk melakukan tweak registry windows 7 tanpa melalui registry windows-nya. Download (2) SetteMaxer-www.d60pc.com.rar . Beberapa fiitur registry yang dapat anda rubah menggunakan SetteMaxer untuk meningkatkan performa Windows adalah :
1. Optimizes the menu show delay : Sets nilai delay menus ke 0 agar OS memiliki navigasi lebih cepat.
2. Optimizes Wait to Kill Services Timeout : Sets its value to 1000 untuk mempersingkat shutdown dan lamanya restart.
3. Optimizes Wait to Kill Applications Timeout : Sets its value to 1000 untuk mempersingkat shutdown dan lamanya restart
4. Optimize Application Response Timeout : Mempersingkat Aplikasi timeout ketika sebuah aplikasi tidak respon, apakah akan diulangi atau dibatalkan.
5. Optimize Low Level Hooks Timeout : Shorten Low Level Hooks Timeout
6. Enable Auto End Tasks : Dengan cepat dapat menutup Aplikasi yang mesih berjalan ketika perintah shutdown/logoff/restart dijalankan
7. Enable Desktop Composition : Mengaktifkan Tampilan Windows Aero ketika Windows Experience Index tidak dapat dimulai/selesai atau tidak memungkinkan untuk dijalankan.
8. Disable AutoReboot on Crash
9. Disable Task Scheduler
10. Disable Remote Registry Access : Ini dapat berguna untuk melindungi regristasi yang dapat diakses dari jauh.
11. Disable User Access Control
* tidak ingin menggunakannya
12. Enable Sidebar When UAC Disabled : Mengaktifkan Sidebar walaupun UAC dalam keadaan disabled

Tweaking XP, sebagian bisa buat windows 7

Memodifikasi waktu Time-out fasilitas Disk Check Autochk.exe (Delay Scandisk) dari 10 detik menjadi 3 detik
[HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetControlSession Manager]“AutoChkTimeOut”=dword:00000003

Mematikan fungsi Automatic Restart saat sistem mengalami Crash / Blue Screen
[HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetControlCrashControl]“AutoReboot”=dword:00000000
Disable Windows XP Desktop Cleanup Wizard (Pembersihan Desktop Shortcuts)

[HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerDesktopCleanupWiz]“NoRun”=dword:00000001

Mempercepat Browsing Network dengan menonaktifkan Network Scheduled Tasks
[HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerRemoteComputerNameSpace{D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF}]

Men-disable Popup Windows Take A Tour Bubble
[HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionAppletsTour]“RunCount”=dword:00000000

Menonaktifkan Remote Registry Service (Fasilitas pengubahan pengaturan registry oleh Pengguna dari jarak jauh. Dengan cara ini Anda bisa membatasi modifikasi registry HANYA oleh pengguna lokal)
[HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetServicesRemoteRegistry]“Start”=dword:00000004

Menghilangkan Recent Documents dari Start menu. System biasanya berbaik hati menyimpan shortcut dari tiap file bukan-program yang paling akhir dibuka pengguna, shortcut ini ditampilkan dalam Recent Documents.
[HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer]“NoRecentDocsMenu”=dword:00000001

Pencarian Klasik, Path penuh dalam Title Bar dan Address Bar. Dengan registri ini Anda bisa
menonaktifkan loading animas Anjing Pencari dan menggunakan interface pencarian tradisional dalam Windows Explorer
[HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerCabinetState]“FullPath”=dword:00000000“FullPathAddress”=dword:00000001“Use
Search Asst”=”no”“Settings”=hex:0c,00,02,00,1b,01,e7,77,60,00,00,00

Pernahkah Anda ingin mengganti nama Recycle Bin? Masukkan perintah berikut dan Anda akan bisa mengganti nama Recycle Bin dengan yang lebih baik
[HKEY_CLASSES_ROOTCLSID{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}ShellFolder]“Attributes”=hex:50,01,00,20“CallForAttributes”=dword:00000000

Anda sering mendapatkan pesan ‘Low Disk Space Notification‘? Registri berikut menonaktifkan pesan tersebut
[HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer]“NoLowDiskSpaceChecks”=dword:00000001

Anda ingin mempercepat Start Menu Windows XP?
[HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop]“MenuShowDelay”=”2″

Optimalkan proses download dengan Downloader Simultan Internet Explorer mulai dari 2 hingga 10 koneksi
[HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionInternet Settings]“MaxConnectionsPer1_0Server”=dword:0000000a“MaxConnectionsPerServer”=dword:0000000a
Menghilangkan pilihan menu Queue-it-up, Burn to CD dari klik kanan pada file Windows Media Player .
[-HKEY_CLASSES_ROOTCLSID{CE3FB1D1-02AE-4a5f-A6E9-D9F1B4073E6C}][-HKEY_CLASSES_ROOTCLSID{F1B9284F-E9DC-4e68-9D7E-42362A59F0FD}][-HKEY_CLASSES_ROOTCLSID{8DD448E6-C188-4aed-AF92-44956194EB1F}]

Menghilangkan tanda Sign up with Passport Wizard ketika akan melakukan sign in pertama kali ke MSN Messenger
[HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionInternet SettingsPassport]“RegistrationCompleted”=dword:00000001

Menonaktifkan Preview (Thumbnail) Format File Video (Memungkinkan Anda memindah, mengganti nama dan menghapus tanpa pesan error)
[-HKEY_CLASSES_ROOT.aviShellEx][-HKEY_CLASSES_ROOT.mpgShellEx][-HKEY_CLASSES_ROOT.mpeShellEx][-HKEY_CLASSES_ROOT.mpegShellEx][-HKEY_CLASSES_ROOT.movShellEx]

Buka Explorer dari My Computer atau Folder apapun (Anda akan menyukai yang ini!)
[HKEY_CLASSES_ROOTFoldershell]@=”explore”

Menghilangkan awalan ‘Shortcut To …‘ ketika Anda membuat Shortcut
[HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorer]“link”=hex:00,00,00,00
Baris berikut akan menambah ‘Command Prompt here‘ pada menu Klik Kanan (saat Anda meng-klik kanan sebuah Drive/Folder)
[HKEY_CLASSES_ROOTDirectoryshellCommand Prompt Here]@=”Command &Prompt Here”[HKEY_CLASSES_ROOTDirectoryshellCommand Prompt Herecommand]@=”cmd.exe /k cd %1 ”[HKEY_CLASSES_ROOTDriveshellCommand Prompt Here]@=”Command &Prompt Here”[HKEY_CLASSES_ROOTDriveshellCommand Prompt Herecommand]@=”cmd.exe /k cd %1 “

Menghilangkan folder Shared Documents dari folder system My Computer
[-HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerMyComputerNameSpaceDelegateFolders{59031a47-3f72-44a7-89c5-5595fe6b30ee}]

Menonaktifkan pesan Unread Mail Message dalam Welcome Screen
[HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionUnreadMail]“MessageExpiryDays”=dword:00000000

Menonaktifkan pilihan Compress Old Files (Hal ini akan berguna ketika Tool Disk Cleanup berhenti ketika melakukan kompresi pada File-file lama)
[HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerVolumeCachesCompress old files]

Windows Explorer Crash ketika membuka folder yang berisi file avi/video
[-HKEY_CLASSES_ROOTCLSID{87D62D94-71B3-4b9a-9489-5FE6850DC73E}][-HKEY_CLASSES_ROOTSystemFileAssociations.avishellexPropertyHandler][-HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREClassesCLSID{87D62D94-71B3-4b9a-9489-5FE6850DC73E}InProcServer32]

Membuka registry yang di kunci virus :



buka notepad dan copy kan script berikut
@echo off
cls
reg add HKCU\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system /v disableregistrytools /t reg_dword /d 00000000 /f

reg add HKCU\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system /v disableTaskMgr /t reg_dword /d 00000000 /f

save dengan extensi .bat. dan jalankan ajah
NB : Jangan lupa backup registry nya, untuk update perubahan cukup log off aja.